Kumpulan Makalah Seminar Ilmiah Bamus PPI Prancis 2008

16 05 2009

4e26Seminar Ilmiah Perhimpunan Pelajar Indonesia di Prancis (PPI Prancis) telah diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 29 November 2008 sebagai salah satu dari rangkaian kegiatan Bamus PPI Prancis tahun 2008.  Dengan mengusung tema ”Meningkatkan Persatuan antar Pelajar Indonesia di Prancis dan Memajukan Pendidikan Berwawasan Internasional Guna Mengatasi Permasalahan Bangsa Indonesia di Era Globalisasi”, seminar ini mengkaji sejumlah masalah, peluang, hambatan serta resiko yang berkaitan dengan pembangunan di Indonesia.

Lima pemakalah (beserta makalah yang dapat diunduh dalam format pdf, klik pada judul) yang terdiri dari para mahasiswa pasca sarjana dan post-doktorat di berbagai universitas di Prancis, adalah:

1.    Sudarko (Post-doktor di Laboratoire Interuniversitaire des Systèmes Atmosphériques, Université Paris 12)
dan Jaka Aminata (Doktorat Sciences Economiques, Université Paul Verlaine, Metz)
Economics Open Source

2.    Aditya Trenggono (Doktorat CEA Saclay/DSM/IRAMIS/SPAM/LFP CEA CNRS URA Giv sur Yvette)                  Ilmu dan Teknologi Nano untuk Pembangunan Indonesia

3.    Endra Saleh Atmawidjaja (Doktorat Bidang Urbanisme, Institut d’Urbanisme de Lyon, Université Lumière           Lyon 2)
Masalah Banjir pada Kota-kota Indonesia : dari Pendekatan Struktural ke Non-struktural

4.    Fadjar Hari Mardiansjah (Doktorat Bidang Urbanisme, Université Paris VII dan Université Marne-la-Vallée, Paris)
Tantangan Pengelolaan Berkelanjutan terhadap Urbanisme Wilayah di Indonesia dan Implikasinya pada Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Pembangunan Perkotaan di Kota-kota Kecil dan Menengah

Semoga kumpulan makalah seminar ini bermanfaat bagi kita semua. Selamat membaca.

Marseille, medio Mei 2009

Yosmina TAPILATU
Ketua PPI Marseille 2008/2009





Pekan Budaya Indonesia, 12-16 Januari 2009

19 01 2009

Sebagai salah satu Program Kerja PPI Marseille tahun 2008/2009 bidang Sosial dan Budaya, Pekan Budaya Indonesia okicrop-wptelah dilaksanakan pada tanggal 12-16 Januari 2009. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan sebagai sumbangan mahasiswa Indonesia dalam rangka bulan Asia, yang termasuk dalam program Bagian Budaya CROUS Aix-Marseille.

Program bertajuk Decouvre les cultures du monde dimaksudkan untuk memfasilitasi interaksi budaya antara mahasiswa Prancis dan mahasiswa yang datang dari berbagai negara. Dikemas dalam sub-program Bienvenue chez moi, bienvenue dans ma cuisine, setiap bulannya satu benua mendapat perhatian khusus terutama lewat masakan khas dalam bentuk menu du jour di restoran universitas, pameran (foto/literatur/benda seni) mengenai kehidupan di beberapa negara yang berasal dari benua tersebut, malam budaya dan sebagainya dalam suasana yang akrab dan penuh keramahan.

Untuk itu sejak akhir Oktober 2008 PPI Marseille telah menghubungi Bagian Budaya CROUS Aix-Marseille guna mengambil bagian dalam program tersebut. Kegiatan yang merupakan sumbangan PPI Marseille bertemakan Voyages aux pays de mille îles, dalam bentuk Pameran Foto, Cicipan Kudapan khas Indonesia, Hari Indonesia dan Sanggar Batik. Adapun tujuan PPI Wilayah Marseille ikut berpartisipasi adalah untuk :

1. Memperkenalkan negara Indonesia, terutama dari segi kekayaan seni, budaya dan kulinernya ;

2. Mengintensifkan hubungan Indonesia-Prancis ;

3. Mempromosikan pertukaran di bidang seni dan budaya antara Indonesia dan Prancis ;

4. Memperkaya pengetahuan mahasiswa yang kuliah di universitas Aix-Marseille akan seni dan budaya Indonesia

Karena alasan teknis, waktu pelaksanaan yang semula direncanakan pada tanggal 01-05 Desember 2008, digeser ke tanggal 12-16 Januari 2009.

1. Pameran Foto dan Cicipan Kudapan Khas Indonesia

img_8573 Pembukaan pameran foto secara resmi dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2009 pada pukul 11.30 waktu setempat atau bergeser 15 menit dari yang telah direncanakan .

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Gaël Monfrier, Direktur CLOUS Marseille atas nama Bapak Vincentdscn2673 Labouret, Direktur CROUS Aix-Marseille dan Ibu Nahari Agustini, Konsul Jendral RI di Marseille, dihadiri oleh undangan yang berasal dari kepala korps konsuler, perwakilan pemerintah daerah dan lokal, fotojurnalis, mahasiswa dan masyarakat umum.

Bertemakan keindahan alam, budaya, pertunjukan seni dan bangunan tradisional atau bernilai sejarah, 23 foto yang dipamerkan mendapat perhatian khusus dari para pengunjung.

Kudapan khas Indonesia yang dihidangkan juga mendapatkan pujian dari para pengunjung, dan banyak di antara mereka yang ingin mengetahui resep masing-masing hidangan. Bahan dekorasi pun tak luput dari perhatian, seperti misalnya wayang, kain batik dan tifa. Bahkan pakaian tradisional yang dikenakan anggota PPI Wilayah Marseille dan buku-buku yang dipajang juga mendapat perhatian antusias para undangan.

slide13Sayangnya di luar anggota PPI Wilayah Marseille, hanya ada kurang dari sepuluh mahasiswa yang menghadiri kegiatan ini. Hal ini disebabkan karena waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan ujian semester yang masih berlangsung di beberapa fakultas di lingkungan Universitas Aix-Marseille.

Berita singkat mengenai kegiatan pameran foto juga dapat dibaca di majalah khusus fotografi Indonesia.

2. Hari Indonesia

img_8644Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2009 bertempat di Restoran Universitas di kampus Luminy, 171, Avenue de Luminy, mulai jam 12.00 hingga selesai, memanfaatkan waktu makan siang mahasiswa dan pegawai lingkungan fakultas. Persiapan dilakukan sejak jam 8 pagi waktu setempat dengan materi dekorasi yang dipinjamkan oleh pihak KJRI Marseille. Seluruh persiapan rampung lima belas menit menjelang acara dimulai.

Beberapa pertunjukan yang dilakukan meliputi :

  1. Tari Sigeh Pengunten, oleh Arie Fitria, mahasiswa S2 Urbanisme dari Lyon
  2. Pertunjukan Suling oleh Luth, mahasiswa S3 Pertanian dari Rennes
  3. Pertunjukan Angklung oleh anggota PPI Marseille
  4. Nyanyian Lagu Daerah “Hela Rotan” dan  “Yamko Rambe Yamko” oleh anggota PPI Prancis
  5. Tari Poco-poco oleh anggota PPI Prancis

slide2Pada umumnya pertunjukan yang ditampilkan mendapat sambutan hangat dari para mahasiswa, terutama pada saat tari Poco-poco di mana pegawai restoran pun ikut menari bersama. Mengamati dinamisme tarian ini, Bagian Budaya CROUS Aix-Marseille kemudian menawarkan PPI Wilayah Marseille untuk berpartisipasi pada acara Malam Tarian Asia yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 Januari 2009 bertempat di Aix-en-Provence. Kegiatan ini juga diberitakan pada blog Bagian budaya CROUS Aix Marseille, situs resmi Konsulat Jendral RI di Marseille dan situs resmi Departement Luar Negeri RI.

slide4

3. Sanggar Batik

slide51Kegiatan ini merupakan pengenalan teknik Batik tulis kepada para mahasiswa di lingkungan universitas Aix-Marseille. Untuk itu secara khusus PPI Marseille mengundang Luth sebagai pengajar. Kegiatan ini berlangsung pada 15 Januari 2009 dari jam 18.00 hingga 20.00 di ruangan aktivitas mahasiswa yang dikelola oleh Pusat Budaya Mahasiswa di Luminy. Peralatan membatik (canting, wajan dan lilin) dipinjamkan oleh Bu Ninik dari Association Amis d’Indonésie (AAI) Toulouse, sementara alat-alat lainnya disediakan oleh Bagian Budaya CROUS Aix-Marseille. Materi dekorasi ruangan dipinjamkan oleh KJRI Marseille.

Sanggar ini dikunjungi sekitar dua puluh orang, terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum, dan ada sekitar sepuluhslide61 orang yang kemudian terlibat dalam kegiatan, baik secara keseluruhan maupun hanya pada salah satu proses membatik. Sedikitnya pengunjung sekali lagi merupakan dampak dari ujian semester yang sementara dan sudah berlangsung di Luminy, serta waktu dan lokasi pelaksanaan yang kurang memadai bagi para mahasiswa untuk datang menunjukkan apresiasi mereka. Secara umum sanggar ini mendapat sambutan yang hangat dari para pengunjung, dan mereka berharap agar dapat tetap menjalin kontak dengan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Marseille dan lingkungan sekitarnya.

UCAPAN TERIMA KASIH

1. Ibu Konsul Jendral RI di Marseille Nahari Agustini

2. Ibu Dorothée Alauzet, PJ Service Culturel CROUS Aix-Marseille

3. Para Pejabat KJRI Marseille : Bapak Benson Rea, Ibu Dieny Maya Sari, Ibu Ourina, Bapak Prasetyo

4. Ibu-Ibu Dharma Wanita KJRI Marseille

5. Para Staf KJRI : Bapak Willy Siahaan, Bapak Asiz Surna, Bapak Darmadi Asiz

6. Ibu Delphine Redorat, Déléguée Culturel

7. Bapak Gael Monfrier, Direktur CLOUS Marseille

8. Bapak Denis Beck, Direktur Restaurant Universitaire Luminy beserta tim restau U

9. Ibu Anne Viard, Direktris Cité Universitaire Luminy

10. Arie Fitria

11. Luth

12. Ibu Ninik Taurand, AAI Toulouse

13. Serta semua pihak yang tak dapat kami sebutkan satu persatu

yht190109





Seminar Ilmiah Internal PPI Marseille

5 12 2008

Utilisation des microorganismes et des vegetaux comme agents de bioremediation

Pembicara : Dr. Agung Dhamar SYAKTI

- Divisi Bioteknologi Lingkungan, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan-Institut Pertanian Bogor.

-Alumni Universitas Aix Marseille III Ecole Doctorale Science de l’environnement, spécialité Océanologie

- Program Sarjana Perikanan dan Kelautan Universitas Jenderal SOEDIRMAN


Presentasi dan tanya jawab dilakukan dalam bahasa Prancis.

Tanggal : Sabtu, 1 November 2008 (14.15 – 18.15)

Tempat : KJRI di Marseille, 25, Boulevard Carmagnole, 13008 Marseille

Peserta : Dessi Wulandhari, Dieny Maya, Fanny Nanlohy, Halikuddin Umasangaji, Irsan Olii, Shauki Albihan, Yosmina Tapilatu

seminar-internal-011108-32 Minyak bumi dan berbagai bahan hasil olahannya merupakan sumber energi yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Di samping tumpahan yang terjadi secara alamiah, eksploitasi dan penggunaannya beresiko menghasilkan limbah yang berbahaya bagi makhluk hidup dan ekosistem. Tujuan dari studi ini adalah mengukur efisiensi penggunaan mikroorganisme dan tumbuhan sebagai agen bioremediasi pada suatu area yang tercemar oleh minyak bumi dan turunannya.

Bioremediasi didefinisikan sebagai proses penguraian limbah organik/anorganik polutan secara biologi dalam kondisi terkendali dengan tujuan mengontrol atau bahkan mereduksi bahan pencemar dari lingkungan. Kelebihan teknologi ini ditinjau dari aspek komersil adalah relatif lebih ramah lingkungan, biaya penanganan yang relatif lebih murah dan bersifat fleksibel. Penanganan bioremediasi dapat dilakukan secara in situ maupun ex situ.

Teknologi bioremediasi dilakukan dengan system one top solution (close system) dan dengan pendekatan multi-process remediation technologies, artinya pemulihan (remediasi) kondisi lingkungan yang terdegradasi dapat diteruskan sampai kepada kondisi lingkungan seperti kondisi awal sebelum kontaminasi ataupun pencemaran terjadi dengan dilanjutkan dengan rehabilitasi lahan dengan melakukan kegiatan phytoremediasi dan penghijauan (vegetation establishement) untuk lebih efektif dalam mereduksi, mengkontrol atau bahkan mengeliminasi B3 hasil bioremediasi kepada tingkatan yang sangat aman bagi lingkungan.





Pameran Foto PPI Marseille 2008

6 09 2008

Sesuai program kerja kepengurusan tahun 2007/2008, mulai tanggal 17 Agustus yang lalu PPI Marseille mengadakan pameran foto bertemakan «Découvrir Indonésie : entre Nature et Culture ». Bertempat di Ruang Cendrawasih, ruang pameran Konsulat Jendral Republik Indonesia di Marseille (KJRI) yang diresmikan di hari yang sama, pameran foto ini diselenggarakan dengan mengikutsertakan tiga puluh foto hasil jepretan tujuh belas fotografer muda Indonesia. Lisez la suite de cette entrée »





PPI Marseille 2005-2006

11 09 2006

Rapat… et la fete de soto

Beginilah acara rapat kita… Nunggu pada ngumpul + masak + ngobrol + diskusi + foto2… Mesti nyiapin waktu rapat sehari!

Tapi selalu seru kok… sotonya :D

 





Journée Indonesiénne 2005

20 06 2005


Comite de Pilotage

Ambassadeur de l’Indonésie pour la France
Ambassadeur de l’Indonésie pour l’UNESCO
Consul Générale de l’Indonésie à Marseille
Attache Scientifique et Culturelle de l’Indonésie à Paris
Président de l’Association Avenir Indonésie

Comite Opérationnelle

Responsable chef d’opération: Fahim M TAQI/ Pdt. de l’AEI de Marseille

Chargé de Programmation: Ayu Putri EKAWATI

Chargé de Publication et Relation Public: Chrisvivany LASUT

Chargé de Logistique et Accommodation: Franky Reintje TULUNGEN

Chargé d’Administration: Irsan OLII

Avec participation des membres de l’AEI de Marseille
Laksmi INDRIYATI, Minar SAMOSIR, Dominique MAISON, Syafiq HADJ, Yasmin YURISKI, Riski KRISANDI, Lisa SUDJONO





Journée Indonésienne 2004

13 01 2004

011.jpg

L’ association ‘des étudiants Indonésiens de Marseille présidée par Mr. Agung Dhamar Syakti, dont le siège social est à Marseille,

a réussi avec succès à promovoir l’Indonésie ayant pour thème, cette année “Manifestation Culturelle” l’Artisanat, la Danse et Gastronomie Indonésien

au Réstaurant de l’Universitaire St. Jérôme – Marseille le, 13 Janvier 2004.

Lors de cette manifestation ont assisté le Adjoint Directeur Crous de Marseille, Le Consul Général d’Indonésie par Attaché Culturelle et pédagogique d’Ambassade d’Indonésie à Paris et le Vice-Consul chargé des affaires socio-culturelles et de l’information du Consulat Général d’Indonésie et plus d’une milliers étudiants.

Les photos





GN-OTA Melebarkan Sayap Ke Perancis

15 04 2003

21.jpg

Ketua PPI Marseille-Perancis bersama Pengurus YLGN-OTA, usai penandatanganan MOU

Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (YLGN-OTA) bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Marseille di Perancis dalam penggalangan bantuan dana pendidikan. Ketua Umum YLGN-OTA Inten Soeweno berusaha terus mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak di luar negeri sebagai usaha turut serta sukseskan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) 9 Tahun.

Kami akan membantu penggalangan bantuan dana pendidikan melalui GN-OTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh — red) dengan menyelenggarakan eksposisi budaya dan seni, ungkap Agung Dhamar SYAKTI, Kepala PPI Marseille, pada Wartawan Majalah Warta GN-OTA, (6/03/2003) seusai penandatanganan ikatan kerjasama di kantor Pimpinan Pusat YLGN-OTA, Jalan Kebon Sirih No.25, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Agung mengutarakan uang hasil keuntungan menyelenggarakan berbagai kegiatan itu nantinya akan disumbangkan sepenuhnya pada YLGN-OTA. Kami merencanakan beberapa bentuk kegiatan seni dan budaya di berbagai kota di Perancis, jelasnya. Serangkaian kegiatan yang diselenggarakan itu lanjutnya akan melibatkan warga masyarakat asal Indonesia yang berada di Perancis.

Kami juga siap mengkampanyekan GN-OTA melalui perhimpunan pelajar Indonesia lainnya yang tersebar di berbagai negara di Eropa, ungkap Agung. Kegiatan kampanye tersebut lanjutnya akan mengajak berbagai pihak asal Indonesia di berbagai negara di sana Kami yakin akan banyak mengundang perhatian dari berbagai kalangan di negara-negara Eropa mengenai kepedulian dan tanggung jawab sosial ini, cetusnya.

Lebih jauh ia menjelaskan PPI Marseille dibentuk secara administrasi Perancis, sesuai dengan Hukum 1 Juli 1901 (tentang pembentukan organisasi). Deklarasi disyahkan pada 3 April 2001 oleh pemerintah Perancis dengan nomor registrasi No. 0133096431, jelasnya. Berdasarkan penjelasan Agung bahwa organisasi yang dipimpinnya ini mempunyai perhatian terhadap dunia pendidikan sebagaimana program GN-OTA. (NAN)

Sumber: GN-OTA